Liputan-NTT.Com - Kupang,- Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Johny Asadoma akan tiba di Kota Kupang Ibu Kota Provinsi pada 1 Maret 2025. Tiba di Kupang, mulai dari penyambutan hingga serangkaian kegiatan telah disusun mulai dari serah terima jabatan bupati dan wakil bupati se - NTT serta pelantikan Ketua TP PKK se - NTT hingga pesta rakyat.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT Kosmas D. Lana saat Jumpa Pers di lobby lantai 2 Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur pada Kamis, 27/2/2025.
Dalam jumpa Pers tersebut Kosmas D. Lana menyampaikan bahwa tiba di bandara El Tari Gubernur dan Wakil Gubernur NTT tidak di jemput melalui terminal VIP tetapi di terminal umum dan akan disambut dengan protokoler resmi, pejabat daerah, serta seluruh instansi pemerintah dan masyarakat.
Lanjutnya bahwa karena selisih waktu kedatangan kurang lebih 10 menit maka Gubernur dan Wakil Gubernur akan diarahkan ke ruangan khusus kemudian akan dikalungkan selendang oleh Porter Bandara hingga akan dilakukan arak-arakan menuju gedung sasando Kantor Gubernur NTT.
Kosmas Lana menekankan pengalungan selendang dilakukan oleh Porter Bandara karena Gubernur dan Wakil Gubernur NTT datang untuk melayani rakyat sehingga sudah sepatutnya disambut rakyat dan bukan dilayani pejabat.
Tiba di gedung Sasando, Gubernur dan Wakil Gubernur akan disambut oleh perwakilan siswa-siswi dari 22 kabupaten/kota.
Selanjutnya, Gubernur dan Wakil Gubernur akan melakukan serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati se -NTT kecuali Kabupaten Belu dan dilanjutkan dengan pelantikan ketua TP PKK se-NTT di Aula El Tari.
Usai dari kegiatan di Aula El Tari, Gubernur dan Wakil Gubernur akan diantar menuju rumah jabatan untuk beristirahat dan menanti jamuan makan malam serta Malam Pesta Rakyat yang meriah yang rencananya akan berlangsung pada pukul 20.00 WITA.
Ditempat yang sama Ketua Panitia Pesta Rakyat Restu Dupe menyampaikan serangkaian acara dalam pelaksanaan pesta rakyat.
Lanjutnya bahwa Pesta Rakyat tersebut dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur Gubernur dan Wakil Gubernur dalam perjalanan yang sudah dilalui hingga kembali melayani rakyat.
Restu menekankan bahwa besaran biaya untuk Pesta Rakyat adalah murni gotong royong Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur bersama keluarga dan tidak menggunakan APBD NTT. Dalam pesta rakyat tersebut akan hadir UMKM lokal dan menyiapkan makanan secara gratis untuk masyarakat yang hadir saat itu.
Frans Sarong selaku Ketua Tim Pemenangan Melki Laka Lena - Johny Asadoma juga menyampaikan bahwa pengunjung yang datang ke Pesta Rakyat dapat menikmati hidangan secara gratis dari kurang lebih 100 UMKM lokal yang tersedia di Rumah Jabatan Gubernur. (*)